TATA TULIS KARYA ILMIAH
KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA
Nur Rohim
( 41613010042 )
Dalam perindustrian kesehatan dan
keselamatan kerja sangatlah di perhitungkan oleh pemilik pengelola dan
penanggung jawab dalam suatu perusahaan atau pun pabrik-pabrik yang memiliki
resiko kerja tinggi.
Filosof
( Suma’mur 2001)
keselamatan kerja
merupakan rangkaian usaha untuk menciptakan suasana kerja yang aman dan tentram
bagi para karyawan yang bekerja di perusahaan yang bersangkutan.
Banyak para filosot
mengutarakan dan memberikan macam macam definisi tentang kesehatan dan
keselamatan kerja , pada dasarnya kesehatan dan keselamatan kerja (K3) memang wajib diterapkan dalam dunia
perindustrian
Keilmuan
Semua Ilmu dan Penerapannya untuk mencegah terjadinya kecelakaan
kerja, penyakit akibat kerja (PAK),kebakaran , peledakan dan pencemaran
Tujuan diterapkanya (K3)
Secara umum,
kecelakaan selalu diartikan sebagai kejadian yang tidak dapat diduga. Kecelakaan
kerja dapat terjadi karena kondisi yang tidak membawa keselamatan kerja, atau
perbuatan yang tidak selamat.
Kecelakaan kerja
dapat didefinisikan sebagai setiap perbuatan atau kondisi tidak selamat yang
dapat mengakibatkan kecelakaan.
Berdasarkan definisi
kecelakaan kerja maka lahirlah keselamatan dan kesehatan kerja yang mengatakan
bahwa cara menanggulangi kecelakaan kerja adalah dengan meniadakan unsur
penyebab kecelakaan dan atau mengadakan pengawasan yang ketat. (Silalahi, 1995)
Berikut indikator penyebab terjadinya
keselamatan kerja :
1. Kondisi berbahaya (unsafe condition), yaitu yang tidak aman dari:
1. Kondisi berbahaya (unsafe condition), yaitu yang tidak aman dari:
o Peralatan / Media Elektronik, Bahan dan lain-lain
o Lingkungan kerja
o Proses kerja
o Sifat pekerjaan
o Cara kerja
2. Perbuatan berbahaya (unsafe act),
yaitu perbuatan berbahaya dari manusia, yang dapat terjadi antara lain karena:
o Kurangnya pengetahuan dan keterampilan pelaksana
o Cacat tubuh yang tidak kentara (bodily defect)
o Keletihanan dan kelemahan daya tahan tubuh.
o Sikap dan perilaku kerja yang tidak baik.
Berikut hal-hal yang meliputi masalah (K3).
Kinerja (performen) setiap petugas kesehatan dan non
kesehatan merupakan resultante dari tiga komponen kesehatan kerja yaitu
kapasitas kerja, beban kerja dan lingkungan kerja yang dapat merupakan beban
tambahan pada pekerja.
Bila ketiga komponen tersebut serasi maka bisa dicapai suatu
derajat kesehatan kerja yang optimal dan peningkatan produktivitas.
Sebaliknya bila terdapat ketidak serasian dapat menimbulkan
masalah kesehatan kerja berupa penyakit ataupun kecelakaan akibat kerja yang
pada akhirnya akan menurunkan produktivitas kerja.
Beberapa contoh terjadi kecelakaan kerja dan
cara penanggulanganya.
Beberapa contoh kecelakaan yang banyak
terjadi di Tempat Kerja Kesehatan :
1. Terpeleset , biasanya karena lantai licin.
Terpeleset dan terjatuh adalah bentuk kecelakaan kerja yang dapat terjadi di Tempat Kerja Kesehatan.
Akibat :
1. Terpeleset , biasanya karena lantai licin.
Terpeleset dan terjatuh adalah bentuk kecelakaan kerja yang dapat terjadi di Tempat Kerja Kesehatan.
Akibat :
o Ringan à memar
o Berat à fraktura, dislokasi, memar otak, dll.
Pencegahan :
o Pakai sepatu anti slip
o Jangan pakai sepatu dengan hak tinggi, tali sepatu longgar
o Hati-hati bila berjalan pada lantai yang sedang dipel (basah dan licin)
atau tidak rata konstruksinya.
o Pemeliharaan lantai dan tangga.
Undang - Undang
K3
Di antaranya ialah
o Undang-Undang No 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan
Kerja,
o Permenaker No 5 Tahun 1996 tentang sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja
o Permenaker No 4 Tahun 1987 tentang Panitia pembina
keselamatan dan kesehatan kerja (P2K3)
Dengan diterapkanya sistem K3 ini bertujuan
untuk mengurangi dan mencegah insiden – insiden kecelakaan kerja yang terjadi
tanpa diduga oleh karyawan / pekerja dalam menjalankan tugasnya dalam bekerja.
Sumber
o
http://sistemmanajemenkeselamatankerja.blogspot.com/2013/09/pengertian-dan-definisi-k3-keselamatan.html
o http://arisetiabudiblog.wordpress.com/2013/06/20/kesehatan-dan-keselamatan-kerja-k3-definisi-indikator-penyebab-dan-tujuan-penerapan-keselatan-dan-kesehatan-kerja/
o http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/10/kesehatan-dan-keselamatan-kerja-k3.html
o http://www.academia.edu/5481435/Keselamatan_dan_Kesehatan_Kerja_K3_
o http://sistemmanajemenkeselamatankerja.blogspot.com/2013/10/materi-slide-dasar-dasar-k3-keselamatan.html
o http://arisetiabudiblog.wordpress.com/2013/06/20/kesehatan-dan-keselamatan-kerja-k3-definisi-indikator-penyebab-dan-tujuan-penerapan-keselatan-dan-kesehatan-kerja/
o http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/10/kesehatan-dan-keselamatan-kerja-k3.html
o http://www.academia.edu/5481435/Keselamatan_dan_Kesehatan_Kerja_K3_
o http://sistemmanajemenkeselamatankerja.blogspot.com/2013/10/materi-slide-dasar-dasar-k3-keselamatan.html
